Berusaha menghadirkan senyuman
Tapi air mata menyesaki relung hati
Mencoba menguatkan hati hati yang lara
Tapi aku pun terlalu rapuh sendiri
Penantian dilingkupi gelisah menjadi bayangku kini
Rasa takut berselimut pengharapan berputar dalam mimpi
Aku hanya ingin dapat merengkuhmu dalam asa kita
Menjemputmu untuk kembali berjalan bersama
Penantian dilingkupi gelisah menjadi bayangku kini
Rasa takut berselimut pengharapan berputar dalam mimpi
Aku hanya ingin dapat merengkuhmu dalam asa kita
Menjemputmu untuk kembali berjalan bersama
Ternyata seperti ini rasa rindu yang perih
Ada senyum dan air mata saat dengar suaramu
Ada getaran yang tak kumengerti begitu menyakiti
Sadar bahwa aku tak mampu menyentuhmu, menghangatkanmu
Kapan kita dapat saling menggenggam lagi ?
Adakah kesempatan untuk kita menyesapi manis lagi ?
Mampukah kita menyusun serpihan kehidupan ini ?
Masihkah waktu memberi kita ruang untuk saling mencintai ?
Kembalilah dalam kehangatan yang biasa
Hati ini masih seperti dulu saat kita bersama
Selalu aku jaga dengan asa dan doa
Karena hati ini sudah kau penuhi dengan cinta
ketabahan hati akan menghadirkan kisah cinta paling indah setelah badai perih berlalu...
BalasHapusamien... aku percaya itu, dan kepercayaan akan hal itu yg membuatku bisa bertahan.
BalasHapusthanks, sila..