Tapi ternyata hati dan jiwaku
menangis bahagia.
Meskipun ada ribuan janji yang tak
bisa tertepati.
Meskipun tak mungkin mengulang satu
titik takdir.
Ada lega yang membuncah ke seluruh
rasa.
Ada rasa tenang dan syukur yang
menyelinap.
Rasa hati ingin berlari mengejar
sang waktu.
Melalui satu hari dalam satu
hembusan nafasku.
Berharap dapat segera menguburkan
diri yang rapuh ini.
Dalam pelukan hangatmu yang
kurindukan tanpa tepi.
Aku selalu percaya kata-katamu..
Untuk yakin bahwa Tuhan tau kuatnya
cinta kita.
Bahwa Tuhan mengasihi kita setiap
waktu.
Selalu ada harapan untuk janji masa
depan kita.
Semoga Tuhan memberiku waktu dan
kesempatan.
Untuk mendampingimu bangkit dan
berlari lagi.
Menasbihkan janji sebuah ikatan
suci kita.
Mengukir detail kenyamanan dan
senyuman manis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar